Selasa, 30 Desember 2014

it's a Beautifull life ... nikmatilah dengan kesyukuranmu

Sore itu hati Susi terasa hancur berkeping-keping. Di kantor tadi Susi baru saja menerima surat mutasi, ke kantor cabang di kota lain yang kabarnya "kering" karena miskin anggaran. Jauuuuuuh lagi. Serasa dibuanglah Susi ke sana.

Sudah demikian, begitu dengar Susi dimutasi ke kota yang jauh, eh pacarnya bukannya kasih support malahan memutuskannya .. Ternyata dah punya ganti, teman kantor si Susi sendiri yg bernama si Yanti. Dan si Yanti ini pula yg sekarang menduduki posisi Susi. 


Disingkirkan, dikhianati dan dicampakkan .. Serasa gelap sekali hidup Susi. Tak ada asa, tak ada guna hidup ini, pengin mati saja deh rasanya. 


Saking kalut dan galaunya, ketika sampai di apartemennya yg berlantai 8, Susi nekat terjun dari puncak gedung itu. 

Ketika melintasi kamar di lantai 8, sekilas dilihatnya si Andra banci kaleng yg sedang berhias buat "mangkal" nanti malam. "Ya Gusti, ternyata masih ada yg lbh sengsara hidupnya daripada diriku ini!" Jerit Susi dalam batinnya. 

Ketika melintasi kamar di lantai 6, sekilas dilihatnya suami istri yg sedang sengit bertengkar sampai saling pukul. "Ya Gusti, ternyata masih ada yg lbh sengsara hidupnya daripada diriku ini!" Jerit Susi sekali lagi dalam batinnya. 

Ketika melintasi kamar di lantai 4, sekilas dilihatnya seorang nenek yang tinggal sendiri. Susi mengenalnya, dan Susi tahu bahwa anak cucu ataupun keluarga nenek itu telah bertahun-tahun tak pernah menengoknya. "Ya Gusti, ternyata masih ada yg lbh sengsara hidupnya daripada diriku ini!" Jerit terakhir Susi dalam batinnya. 


Susi menyesal telah mudah berputus asa sore ini, Susi menyesal telah tak bersyukur atas segala nikmat Allah yang telah diberikan padanya, Susi menyesal telah melompat dari atas gedung apartemennya ini. 


Namun semua telah terlambat, sedetik kemudian badannya menghempas trotoar. Semua penghuni apartemen itu, termasuk si bencong, suami istri yg bertengkar tadi dan si nenek tadi, semua melongok dari jendela kamar masing2 sambil berkata dalam batinnya, "Ya Gusti, ternyata masih ada yg lbh sengsara hidupnya daripada diriku ini!"

It's a beautifull life!
Jangan sia-siakan dengan segala putus asamu ya? Karena sesungguhnya Allah sangat murka kepada orang-orang yg berputus asa



Diceritakan dan diceritakan kembali,
Gak bosen-bosen menceritakan tentang ini, hehehehehe


Pagi nan cerah, dengan senyum di bibir pemilik mobil merah, hahahaha
Watutulis, 19 Desember 2013