Hakikat kehidupan dunia, kepastian kematian, serta standar hakiki dari sebuah keberhasilan atau kemenangan (al-fawz)
SIDOARJO - September 2026 Oleh - oleh Kajian Kitab Tafsir Jalalain di Masjid Ihyaul Qulub -- Perumahan Mandiri Residence, Krian - Sidoarjo Kajian Tafsir Al-Jalalain (karya Imam Jalaluddin Al-Mahalli dan Imam Jalaluddin As-Suyuti) untuk Surah Ali 'Imran ayat 185 . Teks Ayat & Terjemahan كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sahajalah diberikan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." Poin-Poin Tafsir Al-Jalalain 1. Hakikat Kematian ( Kullu nafsin dhā'iqatul maūt ) Penjelasan Tafsir: Setiap jiwa yang bernyawa pasti akan merasakan kematian di dunia ini, tanpa kecuali. Ma...